No one has ever become poor by giving, Please Donate

Showing posts with label #Untuk1000Yatim. Show all posts
Showing posts with label #Untuk1000Yatim. Show all posts

Monday, 16 March 2020

Tagged under:

Yuk Berdonasi! Sukseskan Acara Amal #Untuk1000Yatim



Anak yatim adalah anak yang telah ditinggal wafat oleh bapak kandung mereka. Pada dasarnya, anak-anak tersebut masih membutuhkan bimbingan dan kasih sayang dari orang tuanya. Tidak ada harapan lain yang mampu diandalkan selain bantuan dari orang-orang yang peduli. Memberikan santunan kepada anak yatim di Indonesia merupakan hal yang dapat memberi perubahan besar terhadap perkembangan anak-anak tersebut. Selain untuk membagikan sebagian rezeki, masyarakat di Indonesia pun mencari keberkahan dengan menyantuni anak yatim.

Menyantuni anak yatim banyak caranya, salah satunya adalah dengan memberikan santunan kepada mereka berupa kebutuhan pokok seperti sembako, uang tunai, pakaian, hingga sumbangan pada Hari Raya Idul Fitri. Tidak hanya kebutuhan pokok seperti diatas, kebutuhan pendidikan pun sangat dibutuhkan, biasanya diberikan pada anak yatim yang berprestasi berupa beasiswa, tabungan pendidikan, ataupun peralatan sekolah.

Inilah yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Cikarang (KPC), tidak hanya peduli dengan lingkungan di sekitar Cikarang saja, tetapi juga ruang lingkup kemanusiaan. KPC dan Komunitas Pecinta Yatim bersama komunitas lain di Cikarang mengadakan acara santunan anak yatim pada Bulan Ramadhan 2020 mendatang.

Target tahun ini adalah menyantuni 5.000 anak yatim dengan target jumlah donasi senilai Rp800.000.000,00. Acara ini juga melibatkan kurang lebih 130 komunitas yang berada di Cikarang. Dengan banyak nya merchandise yang juga dijual seperti, kaos, topi, tote bag, dan cangkir. Hasil dari penjualan ini akan disumbangkan untuk menyukseskan acara ini.

Dewi Puspita Sari sebagai founder KPC berpendapat "Ini adalah momen yang tepat saat bulan suci Ramadhan, karena setiap komunitas bisa saling menyatukan kekompakan dan solidaritas sosial, tanpa membedakan apapun, hanya demi senyuman ribuan anak yatim. Semoga tiap tahunnya kegiatan ini akan terus berjalan."

Kita sebagai makhluk sosial yang sejatinya saling membantu, tidak ada salahnya bagi kita untuk ikut membantu menyukseskan acara ini dengan berdonasi. Donasi tersebut dapat melalui Kitabisa.com, rekening bank yang tercantum di dalam Instagram kami, atau dapat secara langsung menghubungi kami. Semoga dengan berbaginya kita kepada anak yatim pada bulan suci nanti bisa membangkitkan rasa peduli kita dengan lingkungan sosial dan sekitar serta memberikan perubahan besar ke arah yang lebih baik.

[Penulis: Tasya,Aliyah,Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2018 - President University | 16 Maret 2020]

Thursday, 20 February 2020

Tagged under:

Bersama KPC, Mari Berbagi Kepada Anak Yatim


Sebagai manusia kita sudah ditumbuhi dan diajarkan akan kasih sayang dan menyayangi sesama manusia. Dalam pelajaran agama contohnya, yang sudah kita emban sejak dini membuat kita tahu tentang kehidupan kita, baik nilai kehidupan, beramal, dan kehidupan keluarga. Dalam kehidupan keluarga, tidak semua hidup dengan sempurna bersama-sama. Sebagai contoh, anak yatim, banyak pelajaran dan hikmah yang diambil ketika kita menyantuni dan menyayangi anak yatim.

Berbagi dan menyantuni anak yatim merupakan hal yang positif yang bisa kita lakukan, dan hal tersebut juga merupakan amalan yang dapat dilakukan kapanpun. Mengunjungi panti asuhan yang biasanya menjadi tempat tinggal anak yatim misalnya, kita bisa menunjukkan rasa kasih sayang dengan menunjukkan rasa kepedulian.

Dengan mengikuti kegiatan sosial mengunjungi panti asuhan yang tiap tahun Komunitas Peduli Cikarang (KPC) lakukan mungkin bisa menjadi salah satu alternatif.

Pada bulan ramadhan tahun ini (2020), KPC sudah yang ke-4 kalinya ikut berkontribusi dalam acara yang dikenal "#Untuk1000Yatim". Tahun ini target santunan diberikan untuk 5.000 anak yatim dengan jumlah santunan Rp800.000.000,00. Berbeda dengan tahun sebelumnya (2019), target anak 4.000 dengan jumlah santunan Rp600.000.000,00 dan berhasil mencapai target. Itu artinya, setiap tahunnya selalu ada peningkatan, semangat yang dikibarkan oleh lebih dari 120 komunitas di Cikarang yang bergabung pada acara ini, patut diacungi jempol. Mulai dari mereka menawarkan proposal sampai dengan turun ke jalan untuk mencari donasi.

Dewi Puspita Sari sebagai founder KPC menuturkan "Dengan adanya acara #Untuk1000Yatim ini sangat bermanfaat sekali, lebih efektif dan efesien. Semoga semangat dan niat mulia ini tiap tahunnya terus berjalan. Regenerasi sangat diperlukan, agar selalu fresh idenya. Dan tentunya, acara besar ini bukan hanya milik komunitas, acara ini bisa menjadi milik kita bersama, milik siapapun yang cinta dengan anak yatim dan ingin menambah berkah di bulan suci Ramadhan."

KPC setiap tahunnya kebetulan lebih banyak ada di divisi peserta dibandingkan dengan divisi lainnya. Pada awalnya memang KPC diberikan amanat sebagai PIC pada divisi peserta, karena lebih banyak kegiatannya terhadap santunan anak yatim. Seiring berjalannya waktu, seperti sudah otomatis, member KPC akan meneruskan jejak tahun sebelumnya untuk memegang di bagian divisi peserta, yang tugasnya adalah mendata anak yatim yang ada di Kabupaten Bekasi, baik dari yayasan maupun dari desa. Bukan hal yang mudah untuk mencari data se-Kabupaten, tentunya di divisi peserta ini, KPC bersama komunitas lainnya juga ikut turut menyukseskan target ini.

Acara #Untuk1000Yatim ini pun, tak luput dari penjualan merchandise, yang keuntungannya 100% untuk anak yatim. Merchandise yang dijual tiap tahunnya hampir selalu sama, hanya ada tambahan beberapa item di tahun berikutnya. Untuk merchandise tahun ini diantaranya ada kaos, topi, tote bag, botol minum, mug, gelang rubber, korek api, e-money, pin, gantungan kunci dan stiker. Penjualan dilakukan secara online dan offline.

Minggu, 9 Februari 2020, KPC dan komunitas lainnya dalam Pecinta Yatim, telah mengadakan pertemuan yang kedua, di Gedung Graha Pariwisata. Pertemuan ini dijadikan momen silaturahmi antar komunitas dan pembagian divisi, sampai dengan penjelasan tugas yang akan dijalankan.

Mereka yakin, tahun ini akan mencapai target. Optimisme ini selalu mengalir dalam semangat yang membara tiap tahunnya. Karena mereka yakin, niat baik selalu ada jalan, sesuai dengan moto yang selalu berkumandang "Bersama Pasti Bisa!"

[Penulis: Tasya,Aliyah,Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2018 - President University | 20 Februari 2020]